BERKOMITMEN DENGAN AL QUR’AN ADALAH KUNCI ORANG YANG BERTAKWA

0
34

 

BERKOMITMEN  DENGAN AL  QUR’AN  ADALAH

KUNCI ORANG YANG BERTAKWA

……………………………………………………………………………………………….

Al Qur’an sebagai kitab suci, tentu setiap muslim tahu hal tersebut. Namun menjadikannya sebagai bagian yang tak terpisahkan dari aktivitas harian, tentu butuh dari sekedar niat. Berikut beberapa nasihat Ustadz Abdul Aziz Abdul Rauf, agar komitmen terhadap Al Quran mengantarkan kita menjadi orang yang bertakwa:

  • Sebaik-baik pengajian adalah ketika kita hadir kemudian bertambah keimanan, bertambah rindunya kepada Allah dan bertambah prestasinya.
  • Jangan sampai sekedar hadir di pengajian kemudian merasa sudah mendapatkan prestasi amal yang banyak.
  • Mukmin sejati adalah jika Al Quran selalu akrab dengan mereka.
  • Jangan ada dalam pikiran kita bahwa Al Quran adalah penghalang aktivitas kita.
  • Jangan malas menghafal Al Quran karena usia.
  • Lihat Surah Az-Zumar:23 tentang tata cara interaksi dengan Al Quran yang benar
  • Luaskanlah hati kita untuk menerima Al Quran , yaitu senang ketika membacanya , bahkan baru membayangkan membaca Al Quran, ia sudah merasa senang.
  • Tidak akan bisa berinteraksi dengan Al Quran kecuali mereka yang berusaha membersihkan hatinya
  • Jangan duakan Al Quran, yaitu membaca Al Quran sambil melihat HP.
  • Berinteraksi dengan Al Quran yang benar adalah meyakininya bahwa membacanya mendatangkan keutamaan.
  • Manusia yang bersama Al Quran hampir-hampir menandingi kenabian, hanya wahyu tidak diturunkan kepada nya (Alhadits)
  • Berinteraksi dengan Al Quran adalah terus membacanya setiap hari
  • Jangan karena sudah membaca Al Quran 10 juz hari itu, lalu tidak membaca di hari yang lain, karena 10 juz itu jatah hari tersebut dan hari yang lain mempunyai jatah juga
  • Waktu membaca Al Quran itu harus definitif, jika kita menunggu waktu kosong untuk membaca Al Quran, maka kita tidak akan mendapatkannya
  • Adukanlah surat surat yang sulit kita hafal, kepada Allah, maka Allah akan memudahkannya.
  • Al Quran adalah ahsanal hadist ( perkataan terbaik ), hadist nabi shallallahu’alayhi wasallam tingkatannya hanya hasan, sedangkan perkataan yang lainnya di bawah itu
  • Kita sering takjub dengan ciptaan-Nya, namun kita jarang takjub dengan perkataan-Nya
  • Siapa yang sering berhubungan dengan perkataan yang terbaik, maka ia akan menjadi manusia yang terbaik
  • Al Quran itu mudah dihafal karena banyak kata yang sama dan diulang Kalau kita sudah hafal “fa bi ayyi ala i rabbikuma tukadziban” dalam surah arrahhman, maka ayat yang lain dimana redaksinya sama itu sudah hafal secara otomatis Berinteraksi dengan Al Quran itu harus berulang ulang
  • Orang yang membaca seratus kali sebuah surah, dan ia belum hafal, maka ia tetap mulia, dibandingkan orang yang hanya membaca tiga kali lalu langsung hafal , karena tujuannya adalah berulang ulang bersama Al Quran bukan hanya sekedar mendemostrasikan kekuatan hafalannya
  • Siapa yang sudah hafal juz 30, maka ia sudah punya hidayah untuk menghafal juz 29, dan seterusnya
  • Jaga dan Rawatlah interaksi kita dengan orang-orang yang beriman dan beramal sholih.
  • Mungkinkah rizqi kita berkurang, karir kita menurun ketika bersama Allah dengan berinteraksi melalui firman-Nya ?
  • Tidaklah kita jauh dengan Al Quran kecuali ketika itu kita jauh dengan Allah
  • Jangan menolak kebaikan untuk mempertahankan kebaikan yang lain
  • Jangan membenturkan satu amalan dengan amalan yang lain, karena manusia itu mampu melakukan berbagai macam aktivitas dalam satu waktu
  • Siapa yang tidak mau lelah di dunia untuk taat kepada Allah, maka ia akan merasakan lelah di akhirat.

Semoga Allah SWT menganugerahkan kemudahan dan keridloan dalam berinteraksi dgn Al-Qur’an. Allohumma Amiin.

……………………………………………………………………………………………………

 Disadur Dari Artikel Berjudul “Komitmen Dengan Al-Quran” Oleh Ustadz Abdul Aziz Abdul Rauf, Lc., Al Hafizh

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here